Senin, 06 Desember 2010

Sekilas Mengenai Penulis

Nama Saya fahmi syam Hafid yang hanya berasal dari sebuah kota kecil di kalimantan Timur yang bahkan orang-orang mengatakan tidak pernah ada dalam peta dan sejarah karena kecilnya kotaku itu, namanya kota TARAKAN.asal kalian tahu bahwa Tarakanku tercinta ini merupakan kota terbesar ketiga di provinsi Kalimantan Timur dan juga merupakan kota terkaya ke-17 di Indonesia. dan Kota Tarakan ini di juluki sebagai "The new singapore or The little singapore".

Saya anak ke-5 dari 5 bersaudara (berarti bungsu),semasa kecil saya penuh dengan kesenagan dan kebahagian,biasalah kehidupan anak kecil hanya bermain dan bermain.SDN 023 (gak tw benar apa gak ni ) tempat di mana bisa makan bangku sekolah ( hehe serem amat) untuk pertama kalinya,dan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya di sebuah pesantren kecil yang berada di pinggir kota Tarakan ,namanya MTs.DDI,siapa sih yang gak kenal DDI (muka sombong ) ya iyalah,dimana-mana semua pasti mengenal salah satu pondok tertua di Sulawesi Selatan karena di dulu di Pimpin oleh Anre Gurutta'amburrahman ambo dalle.

Begitu banyak mendapat pengetahuan baru dan juga mampu membuka cakrawala berfikir ( ciiele'),di bawah pimpinan K.H Abd.Samad Muhtaram Lc, saya di didik menjadi pribadi yang bisa bertangung jawab dan bisa menjadi salah satu kader pemimpin nantinya ( Amin ).bangun shubuh udah biasa saya lakukan selama di pesantren ini (cma bangun doak,gak sholah,hehe). ya walaun sebenarnya saya tahu ini bukanlah keadaan pesantren yang sesungguhnya, karna kebebasan masih bisa terlihat jelas di pesantren ini, singkat cerita karena capek nulis.

setelah 3 tahun  mondok di pesantren ini, saya berfikir untuk bisa terus memantapakan pengetahuan ini dengan cara terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, walau sebenarnya kondisi keluar yang saat itu berada dalam goncangan yang lumayan besar. dengan ucapan bismillahirahhmanirahi,, saya putuskan untuk ke Sulawesi Selatan untuk terus menimba Ilmu baik dunia terlebih lagi agama, tapi tetap sama berbasis kepesantrenan karna gua tau yang bisa membentuk karakter manusia adalah kehidupan pesantren.

Akhirnya terpilihlah sebuah pesantren baru,santrinya pun masih sdkit, tetapi gengsinya sudah luar biasa. Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum namanya, pesantren yang satu ini di pimpin oleh kiayi kondang nusantara yaitu AGH.SANUSI BACO LC, sosok santun,penyayang,dan rendah hati membuat beliau memang pantas menjabat sebagai pimpinan pesantren Nahdlatul ini.


Singkat cerita, alhamdullah dengan izin dan rahmat Allah, penulis masih bisa terus menulis dan menulis dengan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi di sebuah Universitas Ternama di Kuala lumpur Malaysia yaitu INTERNATIONAL ISLAMIC UNIVERSITY MALAYSIA http://www.iium.edu.my/, dengan jurusan "islamic civilization".




mungkin ini saja sekilas perjalanan hidup saya, saya semenjak kecil hingga sekarang nuansa islami tidak pernah lepas dari saya, dan semoga begitu seterusnya, Mohon doanya aja semoga bisa study di Univ ini dengan semua target yang bisa di capai.
Amin.

7 komentar: